Sabtu, 05 Januari 2013

Contoh Lembar Kerja Siswa Belajar Penemuan Konsentrasi Larutan

LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran          : Kimia
Kelas / Semester        : X/1
Tempat                       : Laboratorium
Standar Kompetensi :
2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)
Kompetensi Dasar     :
2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan  berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia

Indikator                    :
·      Menghitung konsentrasi larutan (molaritas larutan).
·      Menghitung molaritas  pengenceran larutan

Tujuan Pembelajaran
Afektif
Siswa memiliki sikap:
1.    Keberanian mengemukakan pendapat
2.    Bekerja sama
3.    Menghargai pendapat orang lain
Psikomotor
Siswa mampu:
1.    Melakukan pengamatan visual dan menggunakan hasil pengamatan
2.    Mempresentasikan hasil diskusi
Kognitif
Siswa dapat:
1.    Mendeskripsikan konsep moralitas
2.    Menuliskan hubungan mol, Ar atau Mr, volume dengan molaritas zat terlarut
3.    Menghitung molaritas zat terlarut
4.    Menghitung molaritas larutan hasil pengenceran
Petunjuk kerja          :
Mol zat terlarut
Satuan jumlah partikel dinyatakan dengan mol. Jumlah mol terkait dengan massa zat dan massa atom relatif (Ar) suatu unsur atau massa molekul relatif (Mr) bila zat tersebut merupakan senyawa. Zat-zat yang dapat terlarut dalam suatu pelarut tertentu bila dicampurkan dengan pelarutnya memiliki jumlah zat terlarut yang bervariasi. Gula bila dilarutkan dalam air dapat membentuk larutan yang encer (agak manis) atau pekat (sangat manis). Zat berwarna bila dilarutakan dalam air tentu akan membentuk larutan berwarna yang kepekatan warnanya berbeda berdasarkan banyaknya mol zat terlarutnya. Larutan memiliki volume tertentu. Rasa manis atau warna larutan dapat beruba bila ditambahkan pelarut yang tidak berwarna. Apakah terdapat keterkaitan volume dan jumlah zat terlarut? Bagaimana cara mengungkapkan kepekatan zat terlarut dalam suatu larutan?
Kegiatan:
Amati demonstrasi Guru yang memperlihatkan 3 tabung reaksi larutan CuSO4 dengan warna yang semakin pekat pada volume yang sama. Amati pula demonstrasi Guru yang memperlihatkan 3 tabung reaksi larutan CuSO4 (Mr=160) dengan warna yang sama dan volume sama kemudian 2 tabung ditambahkan pelarut hingga menjadi 2 kali dan 3 kali volume semula. Jawablah pertanyaan berikut:
1.      Bagaimana perubahan jumlah mol 3 tabung reaksi pertama (larutan 3, 2, dan 1). Diskusikan bersama teman sekelompok.
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………

2.      Bagaimana perubahan warna (kepekatan) larutan dengan jumlah mol zat terlarut yang semakin banyak?
…………………………………………………………………………………

3.      Bagaimana perbandingan perubahan warna (kepekatan) larutan dengan jumlah mol zat terlarut yang semakin banyak?
…………………………………………………………………………………

4.      Bila kepekatan warna dinyatakan dengan K, tuliskanlah pernyataan secara matematis perbandingan K dengan jumlah mol (n) zat terlarut.
………………………………………………………………………………….

5.      Amati perubahan warna pada pengenceran (larutan 4, 5, 6). Bagaimana perubahan warna (kepekatan) larutan dengan volume yang semakin besar?
…………………………………………………………………………………

6.      Bagaimana perbandingan perubahan warna (kepekatan) larutan dengan volume larutan yang semakin besar?
…………………………………………………………………………………

7.      Bila kepekatan warna dinyatakan dengan K, tuliskanlah pernyataan secara matematis perbandingan K dengan volume (Ve) larutan.
………………………………………………………………………………….
Tuliskan hubungan K, n dan Ve . Jawab ……………………………………...

8.      Amati untuk larutan berwarna dengan volume berbeda dan warna berbeda setelah pengenceran (larutan 4, 5, 6). Besaran apa yang sama dari kedua atau ketiga larutan tersebut?
………………………………………………………………………………….

9.      Bila kepekatan larutan pertama K1 dan kepekatan larutan kedua K2, volume larutan pertama dan kedua masing-masing Ve1 dan Ve2. Tuliskanlah hubungan kepekatan larutan pertama dengan larutan kedua berdasarkan kesamaan besaran pada kegiatan 8.
………………………………………………………………………………….
Kesimpulan:
Hubungan jumlah mol (n), kepekatan (K), dan volume larutan (Ve) adalah ……..
Hubungan kepekatan (K) dan volume larutan zat sebelum dan sesudah pengenceran adalah ……..



RPP Model Pembelajaran Kooperatif Penemuan Konsentrasi Larutan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP )

Nama Sekolah             : SMA
Mata Pelajaran            : Kimia
Kelas/Semester            : X/1
Pertemuan ke              : 2 (satu)
Alokasi Waktu            : 35 Menit
Standar Kompetensi   :
2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri)
Kompetensi Dasar       :
2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan  berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia

Indikator                     :
·      Menghitung konsentrasi larutan (molaritas larutan).
·      Menghitung molaritas  pengenceran larutan

I.         TUJUAN PEMBELAJARAN
Afektif
Siswa memiliki sikap:
1.    Keberanian mengemukakan pendapat
2.    Bekerja sama (Diskusi)
Psikomotor
Siswa mampu:
1.    Melakukan pengamatan visual dan menggunakan hasil pengamatan
2.    Mempresentasikan hasil diskusi
Kognitif
Siswa dapat:
1.    Mendeskripsikan konsep molaritas
2.    Menuliskan hubungan mol, volume dengan molaritas zat terlarut
3.    Menghitung molaritas zat terlarut
4.    Menghitung molaritas larutan hasil pengenceran

II.      MATERI PEMBELAJARAN
Konsentrasi larutan
·      Molaritas larutan
·      Pengenceran

III.   MODEL PEMBELAJARAN
Model: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD

IV.   LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1.      Pendahuluan (5 menit)
a.             Prasyarat / Apersepsi :
Mengungkap kembali pengetahuan siswa tentang mol hubunganya dengan Ar atau Mr. Mengingat kembali ungkapan hubungan perbandingan terbalik dan lurus antara dua variabel secara matematis.
b.             Motivasi:
Memperlihatkan larutan berwarna CuSO4 dan kemungkinan hal-hal yang dapat diungkap berdasarkan pengamatan warna larutannya.

2.      Kegiatan Inti (25 menit):
Fase 1 : ( 1 menit)
Guru menginformasikan tujuan pembelajaran tentang molaritas dan pengenceran

Fase 2  :  (5 menit)
Guru memperlihatkan 3 tabung larutan CuSO4 yang semakin pekat dan 3 tabung larutan dengan kepekatan dan volume yang sama serta mengencerkan 3 tabung terakhir menjadi 2 kali dan 3 kali volume semula.

Fase 3: (1 menit)
Guru membagi kelompok diskusi yang terdiri 4-5 orang (Kelompok molaritas dan kelompok Pengenceran) dan membagikan LKS.

Fase 4: (5 menit)
Guru mengarahkan tiap kelompok untuk mendiskusikan hubungan molaritas larutan dengan jumlah mol zat terlarut beserta volumenya dan hubungan molaritas dan volume larutan sebelum dengan sesudah pengenceran kemudian mempresentasikanya untuk tiap kelompok melalui perwakilan kelompok.

Fase 5: (10 menit)
Guru mengobservasi kegiatan diskusi kelompok dan hasil diskusi kelompok dengan menggunakan kriteria penilaian dan melakukan tes.

Fase 6: (Penghargaan) (5 menit)
Guru menghitung dan menginformasikan kelompok yang memperoleh skor maksimal pada aktivitas diskusi dan presentasi, serta kepada kelompok terbaik diberi pena untuk masing-masing siswa.

3. Penutup (5 menit)
Guru merangkum hasil diskusi dan presentasi siswa tentang molaritas dan pengenceran. Guru memberikan tindak lanjut dan tugas rumah.

V.      ALAT, SUMBER BELAJAR, DAN BAHAN

Alat
Tabung reaksi, rak tabung reaksi, gelas ukur dan botol semprot

Sumber belajar
Ebbing, D. (1996). General Chemistry. New York: John Wiley & Sons, Inc.
Purba, M. (2006). Kimia untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Bahan
Lembar Kerja Siswa;  larutan CuSO4  dan air
VI.   PENILAIAN
Jenis tagihan
Tugas kelompok,
Ulangan

Bentuk instrumen
·      Tes tertulis
·      Performans (kinerja dan sikap)
·      Laporan tertulis: Lembar Kerja Siswa
Rubrik penilaian
No
Aspek
Skor
A
Afektif (Aktivitas diskusi kelompok)


1.    Seluruh anggota kelompok aktif berdiskusi
4

2.    Hanya sebagian besar anggota kelompok aktif berdiskusi
3

3.    Sebagian kecil anggota kelompok berdiskusi
2

4.    Tidak terjadi diskusi
1
B
Kognitif


1.    Presentasi hasil diskusi  disajikan dengan jelas, tepat dan mudah dimengerti
4

2.    Presentasi hasil diskusi  disajikan kurang jelas, tepat, dan masih dapat dimengerti
3

3.    Presentasi hasil diskusi  disajikan kurang jelas, kurang tepat, dan sulit dimengerti
2

4.    Presentasi hasil diskusi  disajikan kurang jelas, tidak tepat, dan tidak dapat dimengerti
1

Guru melakukan tes.
Soal Tes:
1.      Molaritas adalah …?
2.      Tuliskanlah hubungan Molarotas, mol, dan volume suatu larutan.
3.      Hitung molaritas 4 gr NaOH yang dilarutkan dengan air menjadi larutan sebanyak 10 ml
4.      Hitung jumlah mol zat terlarut dalam 5 ml larutan CuSO4 0,5 M
5.      Berapa volume air yang harus ditambahkan agar 10 ml larutan HCl 0,25 M menjadi 0,1 M?
VII. KUNCI LATIHAN

1.      Molaritas adalah jumlah mol zat telarut dalam setiap liter larutan
2.      M = n/V; M=Molaritas, n=jumlah mol zat terlarut dan V = volume larutan.
3.      0,01 M
4.      393 mg
5.      15 ml

Senin, 31 Desember 2012

CONTOH FORMAT VALIDASI AHLI PROGRAM MUATAN LOKAL


Petunjuk:
Berilah tanda ceklis (Ö ) pada kolom pilihan respon sesuai dengan pendapat Anda. Pada kolom saran perbaikan tuliskan hal-hal yang dianggap penting untuk direvisi.
No
Uraian
Pilihan respon
Saran perbaikan
Setuju
Tidak Setuju
1
Program muatan lokal memuat komponen utama secara lengkap tujuan dan isi (silabus), proses atau sistem penyampaian (RPP) dan media, serta evaluasi








2
Komponen program muatan lokal memiliki relevansi yang baik antara isi dan tujuan, proses atau sistem penyampaian dan media, dengan evaluasi









3
Program muatan lokal memiliki kesesuaian tuntutan, kebutuhan, kondisi serta perkembangan sains dan masyarakat









4
Program muatan lokal memiliki kesesuaian yang baik antara isi dengan tujuan










5
Program muatan lokal memiliki kesesuaian proses pembelajaran (RPP) yang baik dengan isi dan tujuan









6
Program muatan lokal memiliki kesesuaian evaluasi yang baik dengan proses pembelajaran (RPP), isi, dan tujuan program









7
Program muatan lokal memiliki SK yang terjabar dengan tepat ke dalam KD dan indikator  pencapaian hasil belajar









8
Program muatan lokal memuat silabus dan RPP yang dapat mencapai indikator  pencapaian hasil belajar









9
Program muatan lokal memuat instrumen evaluasi hasil dan proses yang baik dan dapat mengukur capaian indikator hasil belajar









10
Program muatan lokal dapat digunakan untuk memudahkan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran kimia di SMP



Saran lain: ..............................................................

                                                                                    ..............., ..........................
                                                                                                Reviewer


                                                                                    ..........................................

AriKhemist Headline Animator

My Headlines